Merawat Gigi Dan Gusi: Disini Solusinya

Gigi dan gusi sangat rentan terhadap serangan penyakit. Bagian ini cenderung diabaikan. Sebaiknya Anda simak ulasannya berikut ini.

Merawatan kesehatan gigi dan gusi perlu dilakukan secara teratur demi kesehatan. Kesehatan gigi dan gusi yang optimal tidak hanya membuat kamu tampil percaya diri di hadapan orang. Dibalik itu, ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan. Merawat gusi dengan baik akan meminimalisir resesi gusi, yaitu kondisi yang membuat bakteri mudah masuk di sela-sela gigi dan gusi gusi melonggar.

Bakteri yang berkumpul di sela-sela mulut karena kurangnya menjaga kesehatan, gigi dan gusi juga bisa menyebabkan infeksi paru-paru karena kemungkinan bakteri di gigi masuk ke paru-paru hingga jadi lebih besar. Begitu pula adanya peradangan di gusi ternyata berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyakit pada jantung. Oleh karena itu, merawat gigi dan gusi dengan baik akan mengurangi risiko kamu terkena penyakit yang disebabkan oleh masalah gigi dan gusi.

Tidak cukup hanya melakukan perawatan melalui kunjungan ke dokter gigi, merawat gusi dan gigi juga harus dilakukan di rumah secara rutin. Tak perlu khawatir, kamu bisa melakukannya dengan jika mengetahui caranya yang tepat.

1. Jangan Merokok

Merokok akan merusak sistem kekebalan tubuh, yang menyulitkan tubuh untuk menyembuhkan jaringan, termasuk yang ada di dalam mulut. Merokok juga memengaruhi penampilan mulut, menyebabkan gigi dan lidah menguning, dan itu bisa menimbulkan bau mulut. Merokok bisa menjadi faktor risiko penyakit gusi, orang yang merokok mungkin mengalami penyembuhan lambat setelah prosedur gigi..

2. Floss Sekali Sehari

Flossing dapat menghilangkan plak dan bakteri dari sela-sela gigi, tempat sikat gigi tidak bisa dijangkau. Ini juga dapat membantu mencegah bau mulut dengan menghilangkan kotoran dan makanan yang telah terjebak di antara gigi.

Meskipun ada kekurangan studi jangka panjang yang membuktikan bahwa flossing bermanfaat, Namun mereka juga menyatakan bahwa orang harus benang gigi mereka. Kebanyakan ahli kesehatan gigi merekomendasikan untuk mendorong benang dengan lembut hingga ke garis gusi sebelum memeluk sisi gigi dengan gerakan naik-turun. Penting untuk menghindari menjentikkan benang ke atas dan ke bawah di antara gigi, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak akan menghilangkan plak secara efektif.

3. Pertimbangkan Obat Kumur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat kumur tertentu dapat bermanfaat bagi kesehatan mulut. Misalnya, satu ulasan menemukan bahwa obat kumur yang mengandung chlorhexidine, bahan antibakteri, membantu mengendalikan plak dan radang gusi . Obat kumur dengan minyak atsiri tertentu juga efektif, menurut meta-analisis.

Orang mungkin ingin bertanya kepada dokter gigi mereka yang merupakan obat kumur terbaik untuk kebutuhan pribadi mereka. Obat kumur tidak bisa menggantikan menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang, tetapi ini bisa melengkapi praktik ini.

4. Temui Dokter Gigi Secara Teratur

Dokter gigi dapat mendiagnosis dan mengobati masalah kesehatan mulut sebelum menjadi parah. Para ahli merekomendasikan agar orang mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan untuk pemeriksaan. Selama pemeriksaan gigi rutin, ahli kebersihan akan membersihkan gigi dan menghilangkan plak dan karang gigi yang mengeras.

Hasil penelitian terbaru menegaskan bahwa anak-anak dan remaja harus mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan untuk membantu mencegah gigi berlubang. Namun, orang dewasa yang mempraktikkan kebersihan gigi yang baik setiap hari dan memiliki risiko rendah masalah kesehatan mulut mungkin bisa pergi lebih jarang.

Penulis menyatakan bahwa ada kebutuhan untuk penelitian berkualitas lebih tinggi untuk mengkonfirmasi frekuensi ideal pemeriksaan gigi. Orang-orang dapat berbicara dengan dokter gigi mereka tentang seberapa sering mereka memerlukan pemeriksaan. Jawabannya dapat bervariasi tergantung pada riwayat kesehatan seseorang, usia, dan kesehatan gigi secara keseluruhan.


Hideo Ken

26 Blog posting

Komentar