Tranformasi Dunia pendidikan yang berubah drastis di Masa covid-19!

Dunia pendidikan sedang betranformasi, berawal dari sistem pembelajaran yang on-site dan sekarang menjadi online. Awalnya saling bertatap muka antara guru dan siswa sekarang mau tidak mau hanya saling menatap dalam layar. Artinya kontak dan komunikasi yang dilakukanya menjadi serba digital

Dunia pendidikan sedang betranformasi, berawal dari sistem pembelajaran yang on-site dan sekarang menjadi online. Awalnya saling bertatap muka antara guru dan siswa sekarang mau tidak mau hanya saling menatap dalam layar. Artinya kontak dan komunikasi yang dilakukanya menjadi serba digital atau teknologi. Akses dan kuota internet menjadi kunci utama demi kelancaran sistem pembelajaran. Kondisi ini memaksa pihak-pihak yang terlibat dalam Study from Home harus maksimal dalam proses ini.

Sebelum masa pandemi peserta didik terbiasa mencatat di papan tulis dan yang lainnya menyalin ke dalam buku catatan. Lalu sistem pembelajaran terpusat oleh Guru dengan melakukan ceramah panjang lebar, peserta hanya mendengar saja bahkan tak ayal banyak siswa yang mengantuk.Proses pembelajaran di masa pandemi ini , memaksa pihak pendidikan untuk keluar dari zona nyaman selama ini dan mulai beradaptasi dengan era digital. Dengan beradaptasi, serta berinovasi dengan sistem kerja baru.  Artinya proses kegiatan pembelajaran terkesan dipaksakan dan secara instan mendadak harus serba digital. Sehingga dalam hal ini, Siap atau tidak siap mau atau tidak mau harus dihadapi oleh para pendidik dan peserta didik. Sebenarnya dalam dunia pendidikan ini bukan hal baru, karena sebagian sekolah bertaraf internasional sudah lama menerapkan sistem seperti ini.

Kondisi darurat seperti ini, aktivitas belajar dan mengajar masih belum maksimal. Sebab program dan kegiatan yang telah direncanakan Kemendikbud dipastikan akan tertunda sampai masa pandemi ini berakhir. Sebagian besar peserta didik terutama di daerah yang terbatas akses internet sangat kesulitan bagi mereka untuk beradaptasi di era digital ini.

Kecanggihan era teknologi tidak bisa mengganti peran guru dan dosen.  Sebab guru dan dosen bukan hanya sebagai sumber informasi pengetahuan atau knowledge, namun mereka diharuskan agar menjadi contoh dan teladan bagi peserta didik mengenai adab dan tata nilai yang berlaku. Bagimana para peserta didik dalam menjalankan dan mengambil makna cara hidup dengan lebih baik. Artinya Keberadaan fisik seorang guru dan dosen tetap sangat dibutuhkan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pada Era digital seperti ini ini justru lebih dibutuhkan peran para pendidik dalam melakukan sosialiasi ke peserta didik untuk menyaring informasi yang berbahaya. Sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik agar dapat beradaptasi di masa pandemi ini terhadap perkembangan zaman terutama era digital atau kecanggihan teknologi untuk berinovasi dalam prose belajar dan mengajar.


ade wenyta Teresia

42 Blog posting

Komentar