Apa itu HERD IMMUNITY?solusi terakhir untuk menekan wabah Covid-19


Konsep herd immunity terbentuk jika sebagian populasi berkisar antara 70%-80% kebal terhadap penyakit. Saat masyarakat mengalami kekebalan, virus corona tidak lagi menjadi ancaman. Herd Immunity itu bisa dikatakan “hukum rimba”.

.

Herd immunity’ yang diyakini sebagian orang dapat menekan wabah Covid-19. Konsep herd immunity (kekebalan kelompok) sedang banyak dibicarakan ditengah wabah ini. Secara teori sangat mudah, namun sangat sulit untuk diterapkan di Indonesia,karena bakalan banyak nyawa yang akan dikorbankan.

Apa herd Immunity dan bagaimana dapat menekan penyebaran virus?
dalam proses Kekebalan ini terbentuk saat setelah seseorang sudah terinfeksi terlebih dahulu dan pada akhirnya sembuh melalui proses vaksinasi. Artinya berbagai anggapan bahwa menerapkan herd immunity dengan membiarkan virus ini menyebar ditengah masyarakat. sebab hingga sekarang belum ditemukan vaksin, jadi diperlukan alternatif lain, siapa tahu dapat menekan wabah tersebut, sekalipun harus mengorbankan sebagian populasi.

Konsep herd immunity terbentuk jika sebagian populasi berkisar antara 70%-80% kebal terhadap penyakit. Saat masyarakat mengalami kekebalan, virus corona tidak lagi menjadi ancaman. Herd Immunity itu bisa dikatakan “hukum rimba”. Siapa yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat dia yang akan hidup dan yang lemah akan mati. Artinya yang memiliki kekebalan tubuh akan bertahan dan melanjutkan hidup,dan inilah namanya konsep herd immunity.

Saat populasi mengalami kekebalan terhadap suatu penyakit, maka semakin sulit penyakit tersebut menyebar,karena semakin sedikit orang yang dapat terinfeksi.Namun,Negara dapat mencapai kekebalan imunitas hanya melalui proses vaksinasi. Adanya Vaksin sebagai upaya mencegah berbagai macam penyakit berbahaya dan menekan wabah agar tidak semakin luas penyebarannya. Dalam hal ini, masyarakat juga harus membantu memutus mata rantai penularan virus tersebut. Walaupun vaksin untuk virus covid-19 belum juga ditemukan. ANDA bisa melakukan pencegahan virus ini dengan cara lain seperti mengikuti protokol dari tim medis dengan mencuci tangan, menggunakan masker, selalu membawa handsanitaizer dan melakukan isolasi mandiri,serta menghindar dari keramaian.